The Real IB
Monday, August 14th, 2006Si IB Sejati…….
Saya kembali lagi dengan cerita2 humor yang sebetulnya facts..
di kolum kali ini saya menulis tentang satu2nya IB b*tch saya (maksudnya batch) yaitu si IB itu sendiri..
Indra Budiharto
(tersangka pemerkosaan menutupi rasa kemaluannya)
komentator audi: mirip di acara "Derap Hukum nya SCTV"

(tersangka juga diciduk karena memakai mariyuana….tersangka tertangkap basah dalam kondisi teler habis fly 1 malam)
komentator audi: "wajahnya tampak teler bung Ahim! saya yg sering melihat Gelar Tinju Indosiar pun tidak pernah melihat wajah kontestan seperti ini walaupun dipukulin 15 ronde"
tetapi jgn salah kira…ceritanya bukan tentang kehidupan sehari2 dia yang dapat diperkirakan dari dua sumber yang sangat amat dapat dipercayai! tetapi kisah kasih dia pada saat malam ASEAN dance..
Alkisah, malam2 sebelum ASEAN dance, IB dikenal sebagai anak kalem, berkepala dingin, cool, you name it! tetapi, pada hari-H (dlm bahasa inggris disebut D-Day), Indra meng-unleashed nafsu birahi dan semangat nya yang telah disimpan selama berminggu2 serta dibantu obat kuat seperti pasak bumi, kuku bima TL dsb..dan tidak lupa biskuit favorit anak 5-3-3, Biskuat dari Danone…energi sekuat macan!
di tengah suasana Panas arena dansa tersebut Indra menorehkan tinta emas di panggung asean dance…eh salah di buku tamu maksudnya dengan pekikan dan erangannya yang meronta-ronta, nafas terengah-engah, pinggang dan pinggul menggelinjang, pantat bulat mengebor kiri kanan naik turun….dan akhirnya diikuti teriakan keras " Saya Keluar!!! Saya Keluar!" …(rupanya karena ASEAN dancenya telah berakhir)
dan menurut saksi mata junior saya (identitas tidak dipublikasikan untuk keselamatan saksi namanya bebek), Menurut kabar, burung nya tidak pulang boarding pada malam minggu yang hot tersebut dan diisukan bahwa dia menginap di hotel 81 dengan andana dari cerita yang lalu yang dihapus itu loh yang ceritanya ditarik dari peredaran untuk keselamatan umat manusia bersama
Akibatnya pada hari Senin (pagi ini ), IB mengeluhkan kepada penulis bahwa menderita sakit tengkuk, pinggul dan komplikasi hemorrhoid
Di lain pihak, Andana mengeluhkan bahwa dia lemas sejak kemarin Minggu pada sekujur badannya..dan di punggungnya ada bekas luka cambuk..
Nah, kepada para pembaca yang budiman, bagaimanakah anda sekalian membuat conclusion dari cerita ini? bagaimanakah anda menilai integritas dari Indra dan Andana (dua objek pembahasan kita), atau mungkin anda ingin berkomentar tentang Sang Penulis serta rekan2 komentator dan saksi2 mata?
Semuanya tergantung anda secara pribadi..saya sebagai penulis menerima dengan dada lapang, dada bulat, dada besar dan semua dada-dada lainnya…
(RED:) Cerita ini hampir semuanya adalah cerita fiksi belaka…apabila ada kesamaan dengan nama2 karakter dan tempat, itu adalah bukan kebetulan belaka…based on true story
THE END!!!! ?(^^!)
